Provinsi Jawa Tengah akan memiliki destinasi wisata terbesar se Asia Tenggara dengan luas lahan mencapai 370 hektar. Destinasi tersebut bernama Jateng Valley.
Sebagian besar lahan ini akan dibangun sebagai Botanical Park (80 Ha), Eco Theme Park (52 Ha), Eco Safari (51,4 Ha), Eco Housing (52 Ha), serta berbagai wahana lain seperti Jateng Valley Walk, Eco Farm Land, Eco Water Park, Eco Lake dan masih banyak lagi.
Destinasi wisata Jateng Valley akan memadukan wisata dan edukasi berbasis alam. Selain itu, destinasi tersebut juga akan ditunjang dengan fasilitas resort, hotel, taman bermain, science center, MICE, dan wahana outbound.
Agar semakin ramah lingkungan, destinasi ini juga menyediakan jalur akses ramah lingkungan berupa jalur kendaraan elektrik, sepeda, e-bike, e-scooter, buggy car, serta jalur pedestrian. Menurut berbagai sumber, Jateng Valley memiliki anggaran awal sebesar Rp. 2 Triliun, dan pembangunannya akan berlangsung sekitar dua hingga empat tahun.
Sebagai informasi, pembangunan obyek wisata Jateng Valley ini terhenti sejak 2010. Namun kini sudah dimulai kembali yang ditandai dengan peletakan batu fase pertama di 5 titik area Jateng Valley di kawasan Hutan Wisata Penggaron, Rabu 16 Juni 2021.
Semoga tidak tertunda lagi ya pembangunannya agar Indonesia memiliki destinasi baru yang mendunia.